Apa Itu DGA (Dissolved Gas Analysis)?

Cara Mendeteksi Kerusakan Trafo Sebelum Terlambat

Pelajari fungsi Dissolved Gas Analysis (DGA) dan bagaimana metode ini membantu mendeteksi kerusakan transformer sebelum menyebabkan downtime.

Analisa Oli Transformer

A laptop, tablet and mobile on a table

Banyak kerusakan transformer sebenarnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Sebelum gangguan besar terjadi, transformer biasanya menunjukkan tanda-tanda yang dapat dideteksi melalui kandungan gas yang terdapat di dalam oli.

Metode yang digunakan untuk mendeteksi kondisi tersebut dikenal sebagai Dissolved Gas Analysis (DGA).


Apa Itu DGA?

DGA adalah metode pengujian nilai kandungan gas dalam oli yang menentukan jenis gangguan yang terjadi pada transformer.

Gas tersebut terbentuk akibat:

  • Overheating

  • Partial discharge

  • Arcing

  • Degradasi isolasi kertas

  • Gangguan internal lainnya


Gas yang Umumnya Dianalisa

Jenis Gas

Indikasi

Hidrogen (H₂)

Indikasi partial discharge dan overheating.

Metana (CH₄)

Indikasi overheating.

Etilena (C₂H₄)

Indikasi overheating.

Asetilena (C₂H₂)

Indikasi percikan api atau arcing.

Karbon Monoksida (CO)

Indikasi kerusakan isolasi kertas.

Etana (C₂H₆)

Indikasi gangguan termal suhu rendah.

Karbon Monoksida (CO₂)

Indikasi kerusakan isolasi kertas.


Kapan DGA Perlu Dilakukan?

  • Jadwal Rutin Berkala (Preventive Maintenance)

  • Kondisi Khusus atau Indikasi Ketidaknormalan

  • Pemantauan Intensif (Kondisi Kritis)

  • Sebelum Pengambilan Keputusan Overhaul


Penutup

Interpretasi hasil DGA yang tepat dapat membantu perusahaan memahami kondisi aktual transformer dan mengambil keputusan yang lebih akurat.

Apabila Anda membutuhkan pengujian maupun interpretasi hasil DGA, tim Crosstech Transformer Kelansari siap membantu memberikan analisa serta rekomendasi teknis yang mudah dipahami dan dapat ditindaklanjuti.

Share on social media